Translate

Rabu, 06 Februari 2013

Pandawa vs Kalina ep.6


Pandawa Fans Club merasa berang. Tentu saja mereka berang. Idola mereka, Raka dan Yudis, mendapat teguran dari Kepala Sekolah gara-gara cewek sok keren, sok pinter, sok paling hebat di sekolah, Kalina. Memangnya salah siapa tu cewek jalan-jalan di sekitar lapangan? Memangnya Raka dan Yudis tahu kalo bakal ada kandidat siswa teladan yang bakal keluyuran di sekitar lapangan? Enggak kan?!

Raka dan Yudis ga bersalah samasekali. Mereka main bola sebagaimana mestinya. Toh kadang-kadang memang ada bola yang melesat keluar lapangan dan membentur dinding kelas, tapi karena jam pelajaran, jadi ga ada yang keluyuran di sekitar lapangan dan ga ada yang pernah kena bola nyasar, kecuali si cewek sok keren itu. Lagipula Raka dan Yudis langsung menolong cewek itu dengan sigap. Kalo bukan karena Raka, mana bisa cewe itu udah bisa jalan-jalan pas jam istirahat. Lagipula lukanya ga seberapa, cuma lecet dikit. Begitu saja dibesar-besarkan.

Maka, muncullah kesepakatan dalam tubuh Pandawa Fans Club, bahwa mulai hari ini, mulai detik ini, mereka akan membuat pembalasan pada siKalina. Berhubung mereka semua cinta damai dan ga pengen dibenci oleh Pandawa, mereka akan mengalahkan siKalina dengan cara positif, yaitu membuat Kalina tidak lagi rangking satu!

Yosh! Semangat PFC!
*****

Jika di SMA Pancasila Sakti terbentuk PFC, maka Kalina Lovers sudah berdiri bahkan sebelum PFC ada. Kalina Lovers tak pernah menunjukkan keberadaan mereka terang-terangan. Kalina Lovers ibarat ninja yang melindungi tanpa menunjukkan keberadaan dirinya. KL (baca Key eL) sudah berhasil menggagalkan 2 kasus serius, 37 tipu muslihat, dan 284 upaya pencemaran nama baik  yang ditujukan pada Kalina. Bukan hanya itu, KL merupakan sponsor utama pembuatan spanduk dukungan dan ucapan selamat  yang kadang muncul begitu saja di gerbang sekolah tanpa diketahui siapa yang membuatnya. Toh, SMA Pancasila sakti mengakui prestasi Kalina, jadi spanduk-spanduk itu tidak diturunkan.

Lalu bagaimana reaksi PFC jika bertemu KL? Tak ada reaksi. Karena PFC tak pernah tau siapa saja anggota KL. Kabarnya, rekruitmen KL amat ketat dan rahasia. Tidak sembarang siswa yang berkoar-koar ngefans Kalina bisa langsung menjadi anggota KL. Ada semacam tes kelayakan. Bukan dengan menjawab pertanyaan seputar Kalina, misal “Kapan Kalina ultah? Apa warna favorit Kalina?”. No! Itu pertanyaan ga penting banget. Anggota KL haruslah orang-orang yang otaknya bisa disetarakan dengan Kalina, gosipnya sih begitu. Minimal, calon anggota KL harus memiliki prestasi setingkat kabupaten. Berhubung desas-desus rekruitmen KL sedemikian sulitnya, banyak siswa-siswa yang menyerah sebelum berniat mendaftar sebagai anggota KL. Itulah mengapa, jumlah anggota KL tidak berubah, dari awal terbentuk, hingga sekarang.

Kadang, Hera dan Yeshi menuduh, bahwa Kalina tahu siapa saja anggota KL. Namun Kalina selalu membantah. Dia sendiri merasa terkadang KL itu merepotkan dan memalukan. Karena Hera dan Yeshi cukup memahami karakter Kalina, mereka percaya saja, bahwa Kalina tidak tahu siapa jati diri KL. Mungkin itu gerakan perseorangan. Mungkin juga pencetus KL sebenarnya salah satu dari guru. Mungkin juga KL itu Papa atau Mama Kalina yang ingin menyombongkan anaknya. Bisa jadi Kalina sendiri lah yang mendirikan KL. Yang jelas KL itu punya dana yang besar, sebab mereka sanggup menyewa marchingband paling terkenal di kabupaten untuk menyambut kemenangan Kalina setahun lalu. Saat wartawan sekolah mencoba mengorek keterangan dari anggota marching, mereka hanya mendapat info bahwa dana sebesar lima belas juta telah diterima pihak manajemen marching dari KL. Hingga berita ini diterbitkan, misteri mengenai KL belum terpecahkan.
*****

Implikasi keberadaan dua kelompok kuat di SMA Pancasila Sakti pun melahirkan kelompok baru. Mereka menamakan diri Tim Investigasi Penggemar Ekstra Kulikuler (TIPEK). Tujuan terbentuknya TIPEK adalah menyelidiki identitas anggota KL. Mereka selalu melaporkan perkembangan penyelidikan pada wartawan sekolah. Mereka berbeda dengan jurnalisme barbar yang menjual kehidupan pribadi orang tenar. Mereka menyelidiki karena mereka mencintai misteri. Bukan misteri mistis seperti yang beredar di televisi, namun misteri investigatif yang membutuhkan intuisi kuat dan otak cemerlang. Sejak terbentuk, TIPEK sudah mencurigai tujuh orang sebagai anggota KL. Sayangnya hipotesa mereka selalu terpatahkan dalam waktu satu minggu. Semua bukti yang mengarah pada tersangka mendadak sirna dan menyisakan tanda tanya besar sehingga membuat ketua Tim mengalami kebotakan dini.

Terkadang TIPEK mengusut tindak tanduk PFC. Beberapa kali TIPEk turut berperan dalam membongkar rencana PFC menjatuhkan Kalina. Malahan ketua Tim dicurigai sebagai anggota KL itu sendiri. Terjadi kekacauan di kalangan siswa SMA Pancasila Sakti. Majalah Dinding sekolah menjadi ajang unjuk rasa para anggota PFC terhadap kinerja TIPEK yang dianggap mengganggu hak personal dalam menyikapi dan mengapresiasikan rasa kagum pada idolanya. Sementara TIPEK berkoalisi dengan Majalah Sekolah melancarkan serangan balik mengenai sikap tidak etis anggoa PFC terhadap keberhasilan dan prestasi orang lain (Kalina maksudnya). Perang media terus terjadi selama dua bulan berturut- turut. Hingga pada akhirnya guru-guru menyadari penurunan nilai ulangan siswanya terjadi secara berjamaah pada semua mata pelajaran. Maka, mading sekolah dan majalah sekolah dibredel hingga pelaksanaan ujian tengah semester berakhir. Meski secara kasat mata perseteruan itu mereda, namun kegiatan saling serang terus terjadi secara bawah tanah dan kebotakan yang dialami ketua Tim TIPEK semakin parah. Kemudian dia mengambil resiko dan mengaku sebagai salah satu anggota KL. Hal ini dilakukan untuk meredam penggundulan kepalanya sendiri yang mengganas seperti kebakaran hutan –lebih tepatnya menuruti nasehat dokter untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapinya dari akar maslah itu sendiri.

Daripada kalimat-kalimat berat ini terus berlanjut dan cerbung ini mulai tercerabut dari kategori cerita remaja, maka KL mengirim pesan singkat dan e-mail pada seluruh siswa SMA Pancasila Sakti, “KL tidak punya anggota yang populasi rambutnya menurun mendekati kepunahan semacam ketua Tim TIPEK”.

Selesai.  (^o^)v


[Bersambung ya.....]

1 komentar:

  1. Spesial Thax to Big Bang....saia pinjam siluet kalian untuk ilustrasi.

    BalasHapus

Cerita Populer